Sains, Health,etc
Kesehatan
Anggur Merah dan Coklat Hitam Ampuh Membasmi Kanker
Feb 11th

(Foto: thesun.co.uk)
Massachusetts, Ilmuwan tengah giat mencari bahan makanan apa saja yang berpotensi sebagai obat kanker. Kini peneliti mengungkapkan bahwa anggur merah dan coklat hitam (dark chocolate) adalah obat yang ampuh untuk membunuh kanker.
Ketua Angiogenesis Foundation, William Li mengungkapkan anggur merah dan coklat hitam yang dicampur dengan blueberry, bawang putih, kedelai serta teh bisa digunakan sebagai bahan-bahan untuk membuat sel-sel kanker kelaparan yang membuatnya tidak mempunyai kemampuan menggerogoti tubuh.
“Kami telah membuat tingkatan makanan berdasarkan kualitas dari makanan tersebut untuk melawan kanker. Apa yang kita konsumsi setiap hari sudah bisa menjadi kemoterapi bagi diri kita sendiri,” ujar Li, seperti dikutip dari AFP, Kamis (11/2/2010).
Para ilmuwan mengidentifikasi kandungan zat kimia yang terdapat di dalam makanan. Bahan kimia ini memiliki fungsi untuk menghentikan aliran pasokan darah ke jaringan tumor sehingga sel-sel kanker tersebut akan kelaparan yang nantinya akan mati.
Li mengutip sebuah penelitian di Harvard Medical School yang menunjukkan pria dengan konsumsi tomat masak beberapa kali dalam seminggu dapat memperkecil kemungkinannya terkena kanker prostat sebanyak 30-50 kali.
“Ada sebuah revolusi medis yang sebenarnya terjadi di sekitar kita. Jika ini benar, maka akan berdampak pada pendidikan konsumen, pelayanan makanan, kesehatan masyarakat dan juga lembaga asuransi,” tambahnya.
Mengonsumsi berbagai makanan tersebut secara bersama-sama membuat khasiat memerangi kanker menjadi lebih efektif dan ampuh. Bagi beberapa orang di seluruh dunia yang tidak mampu membeli obat kanker, kemungkinan bisa menjadikan pengobatan kanker melalui makanan sebagai satu-satunya solusi terbaik untuk memerangi sel kanker dalam tubuhnya.
Saat ini sekitar selusin obat sudah digunakan untuk menghentikan pasokan darah ke tumor dengan menggunakan taktik pengobatan yang disebut “anti-angiogenesis”. Tapi hampir bisa dipastikan bahwa perawatan untuk kanker bukanlah pengobatan yang murah.
(ver/ir)
Sumber: http://health.detik.com
Radiasi Picu Stroke dan Penyakit Jantung
Feb 4th

Hongkong (ANTARA News) – Penelitian terhadap korban selamat bom atom di Jepang yang dilakukan selama 53 tahun memperlihatkan bukti bahwa mereka memiliki risiko tinggi terhadap penyakit stroke dan jantung akibat pancaran radiasi.
British Medical Journal yang dikutip Reuters mempublikasikan bahwa penelitian tersebut melibatkan 86.611 korban yang selamat dari bom Hiroshima dan Nagasaki pada 1945, yang memaksa Jepang menyerah kepada Sekutu dan menandai berakhirnya perang dunia (PD) II.
Para peneliti mencatat, setiap korban bom atom terkena radiasi dalam dosis antara 0 dan 4 Gy (Gray) pada saat musibah terjadi.
Gray merupakan satuan untuk menghitung radiasi yang terserap menggunakan peralatan khusus yang disebut dosimeter, dan jumlahnya bermacam-macam pada tiap orang, tergantung pada lokasi dan perlindungan pada saat pengeboman terjadi.
“Penelitian ini memberi bukti terkuat bahwa radiasi dapat meningkatkan stroke dan penyakit jantung dosis yang cukup (terutama 0.5-2 Gy), walau hasil dibawah 0.5 Gy tidak berarti secara statistik,” kata peneliti di Jepang.
Ia mengemukakan pula, “Penelitian lebih jauh harus memberi perkiraan yang tepat mengenai resiko pada dosis rendah.”
Menurut peneliti, hal itu merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting, sebab meningkatnya penggunaan bermacam-macam alat pemindai jenis Computed Tomography (CT) scan dan prosedur pengobatan berdosis tinggi.
Pengobatan yang menggunakan radiasi biasanya diukur dalam milligray (mGy). Rata-rata dosis radiasi dari x-ray perut adalah 1.4 mGy (0.0014 Gy), sedangkan dari CT scan perut adalah 8.0 mGy (0.008 Gy), dan dari CT scan panggul adalah 25 mGy (0.025 Gy).
Penelitian dipimpin oleh Yukiko Shimizu dari Radiation Research Effects Research Foundation di Jepang, peneliti memantau korban selamat dari tahun 1950 sampai 2003 dan menemukan bahwa 9.600 orang meninggal karena stroke dan 8.400 orang meninggal karena penyakit jantung.
Peneliti menemukan risiko tinggi stroke dan penyakit jantung pada dosis kira-kira 0.5 Gy, dan kondisi tersebut akan muncul pada dosis yang lebih tinggi.
Menurut para peneliti, akibat dari dosis rendah tidak jelas dan mereka berharap penelitian yang akan datang dapat menemukannya. (*)
Sumber: antaranews.com
Jangan Abaikan Sinyal Tubuh
Feb 3rd
Anda pasti pernah mengalami kedutan, cegukan, atau telinga berdenging. Sayangnya, sebagian besar dari anda seringkali mengabaikan tanda-tanda tubuh tersebut.
Padahal menurut Dr.Karen Wolfe, penulis buku “Create The Body Your Soul Desires”, mengatakan bahwa tubuh yang mengalami kedutan atau cegukan bisa menjadi pertanda bahwa tubuh anda sedang mengalami gangguan ringan.
Namun meskipun gangguan tersebut tergolong ringan, tidak berarti anda harus mengabaikannya. Sebab, dengan memahami sinyal yang diberikan oleh tubuh diharapkan anda dapat lebih peduli pada tubuh sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
Kedutan Pada Kelopak Mata
Gerakan tak sadar yang diberikan oleh bagian tubuh anda ini menandakan bahwa tubuh anda kurang beristirahat dan tidur. Bahkan para ahli kesehatan sepakat, 99% kekejangan pada mata disebabkan karena tubuh anda didera stress dan lelah yang amat sangat.

Tidak ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk menghentikan kedutan pada mata ini selain membiarkan tubuh dan mata anda untuk beristirahat. Mengompres mata anda dengan air hangat untuk beberapa saat juga sangat membantu.
Sering Menguap
Menguap tidak selalu berarti mengantuk. Menguap, juga merupakan sinyal dari alam bawah sadar anda bahwa tubuh anda kurang bergerak. Misalnya, anda terlalu serius bekerja sehingga menghabiskan lebih dari 5 jam duduk di depan komputer.

Terlalu banyak menguap bisa juga berarti bahwa oksigen di dalam otak anda sedang menurun jumlahnya. Hati-hati, kondisi ini bisa menurunkan tingkat kewaspadaan serta konsentrasi anda terhadap pekerjaan dan lingkungan di sekitar anda.
Cegukan
Anda cegukan padahal anda tidak sedang makan apapun. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa tubuh anda sedang mengalami stress. Hal ini karena cegukan melepaskan hormon stress ke dalam aliran darah, kemudian merangsang serat syaraf secara berlebihan.

Akibatnya, terjadi kontraksi otot tak sadar yang terletak di dekat pita suara hingga menimbulkan bunyi. Cara termudah untuk meredakan cegukan anda adalah dengan cara menelan sedikit gula pasir.
Butiran gula pasir akan menstimulir ujung saraf di balik kerongkongan sehingga menghambat impuls syaraf lainnya, sehingga cegukan pun reda.
Kaki Kram
Apakah anda sering mengalami kaki kram secara intens setiap malam? Kram kaki merupakan sinyal tubuh yang mengisyaratkan bahwa tubuh anda sedang mengalami dehidrasi, kekurangan kalsium dan magnesium. Untuk mengatasinya, minumlah air putih lebih banyak dari biasanya. Susu kalsium juga sangat disarankan
Sumber :
babih-kau.blogspot.com
Bahaya, Tidur Dengan Lampu Menyala
Feb 2nd
Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.
Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.
Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.
Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.
Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.
Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.
Sumber:www.apakabardunia.com
