Archive for July, 2010

Saat di Bawah dan Saat di Atas

Guys, bersyukurlah kalau mungkin saat ini kalian merasa berada di posisi bawah, menjadi bawahan seseorang, melakukan yang orang lain minta, dll. That’s grace from God. Kemarin aq diberi pengertian bahwa kapanpun dalam hidup kita baik kita di bawah atau kita di atas, itu adalah sebuah kasih karunia.

Ingatlah 3 hal ini:

1. Saat kita di bawah, Tuhan sedang memproses dan menjaga kita untuk (tetap) memiliki kerendahan hati supaya kita tidak jatuh dalam dosa kesombongan.

2. Saat kita di atas, Tuhan sedang menguji kita apakah kita memiliki karakter Kristus yaitu GOOD LEADER IS GOOD SERVANT.

http://3.bp.blogspot.com/_ciM9uvBdJ30/S7TqR3pNzNI/AAAAAAAAGa0/NenL43RmUoE/s400/Jesus%2520Washing%2520Feet.jpg

Seringkali kita jatuh dalam kesombongan saat Tuhan sudah mengangkat kita tinggi. Kita merasa apapun bisa kita kerjakan sendiri dan lupa bagaimana penyertaan Tuhan.

3. Saat kita belum diangkat Tuhan, berarti Tuhan tahu bahwa tingkat kerendahan hati kita belum cukup untuk kita naik ke tingkat yang lebih tinggi. Contoh:

Orang yang selalu minta kaya. Saat Tuhan izinkan dia kaya, dia langsung lupa dengan Tuhan.

Just remember that EVERYTHING IS GOOD and THAT’RE GRACES FROM GOD!!

http://www.virtual-lands-3d.com/assets/images/gallery/land/eagle.jpg

5 Jari Tangan dan Kegunaan masing-masing untuk Berdoa

1. Ibu jari adalah jari Anda yang terdekat dengan Anda. Jadi, mulailah berdoa untuk orang-orang terdekat Anda. Mereka adalah yang paling mudah untuk diingat. Berdoa untuk orang yang kita cintai, CS Lewis pernah mengatakan, “tugas yang menyenangkan”.

2. Jari berikutnya adalah jari untuk menunjuk. Berdoalah untuk mereka yang mengajar, menginstruksikan dan menyembuhkan. Ini termasuk guru, dokter, dan para hamba Tuhan. Mereka membutuhkan dukungan dan hikmat dalam mengarahkan orang lain ke arah yang benar. Tetap doakan mereka.

3. Jari berikutnya adalah jari tertinggi. Hal ini mengingatkan kita pada para pemimpin kita. Berdoalah untuk presiden, pemimpin dalam bisnis dan industri, dan administrator. Orang-orang ini membentuk bangsa kita dan membimbing opini publik. Mereka membutuhkan bimbingan Allah.

4. Jari keempat adalah jari manis. Hal yang mengejutkan adalah kenyataan bahwa ini adalah jari kita yang paling lemah. Seharusnya hal ini mengingatkan kita untuk berdoa bagi mereka yang lemah, dalam kesulitan atau kesakitan. Mereka membutuhkan doa siang dan malam.

5. Dan terakhir jari terkecil kita. Yang mana kita harus menempatkan diri dalam hubungan dengan Tuhan dan lain-lain. Seperti Alkitab mengatakan, “Yang terkecil akan menjadi terbesar di antara kamu.” Kelingking Anda harus mengingatkan Anda untuk berdoa bagi diri Anda sendiri.

Pada saat Anda telah berdoa untuk empat kelompok lain, kebutuhan Anda sendiri akan dimasukkan ke dalam perspektif yang benar dan Anda akan dapat berdoa bagi diri Anda lebih efektif.